MadridOne
Headlines News :
MadridOne Indonesia Copyright 2011. Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

Zidane: Ronaldo Terbaik di Dunia, bukan Messi

Written By Unknown on Sabtu, 14 September 2013 | 9/14/2013

Zidane: Ronaldo Terbaik di Dunia, bukan Messi


Ketika ditanyai wartawan setempat mengenai topik soal pemain terbaik di dunia, asisten pelatih Real Madrid; Zinedine Zidane, menilai Cristiano Ronaldo yang pantas menyandang predikat tersebut. Bukan Lionel Messi.

Kendati status sebagai pemain termahal dunia telah direbut Gareth Bale, kualitas yang dimiliki Ronaldo tidak sepatutnya dipertanyakan. Setidaknya itulah yang ingin diutarakan Zidane.

"Ronaldo adalah pemain terbaik di dunia, bukan Messi. Mungkin itulah alasannya mengapa ia tercantum sebagai salah satu pemain termahal dalam sepanjang sejarah sepakbola. Para Madridista tak memperdulikan harganya, melainkan kontribusi," ujar Zidane kepada Marca.

Tak hanya yang terbaik, legenda Juventus itu juga menilai Ronaldo sebagai sosok pemimpin di lapangan.

'Kami senang punya pemain seperti Ronaldo. Dia seorang pemimpin, bahkan ia telah mencetak 205 gol dari 205 pertandingan. Ya, saya yakin ialah yang terbaik di dunia," Zidane menjelaskan, sekaligus mempertegas pernyataannya.

Media Catalan: Jersey Ketiga Madrid Menjiplak Barca? Aneh

Written By Unknown on Jumat, 13 September 2013 | 9/13/2013

Media Catalan: Jersey Ketiga Madrid Menjiplak Barca? Aneh


Media berbasis di Catalan, Mundo Deportivo menyindir seragam ketiga Real Madrid yang diperkenalkan Kamis (12/9) kemarin. Secara tersirat, Mundo menuliskan jika warna orange dipilih Madrid demi mengekor keberhasilan Barcelona di Liga Champions.


Sudah bukan rahasia lagi jika Madrid berupaya mendatangkan Trofi Liga Champions ke-10 milik mereka atau yang lazim disebut La Decima. Sementara jersey orange dikenakan Barca ketika pertama kali berhasil merebut Trofi Liga Champions pada pertandingan di Wembley.

Sebelumnya sepanjang sejarah klub, Madrid belum pernah memilih warna orange di jersey mereka. Hal ini yang memicu Mundo berspekulasi jika pemilihan warna orange di jersey Madrid untuk mengekor kepada keberhasilan Barca mengangkat trofi Liga Champions.


Musim ini Real Madrid tetap mengenakan warna dominan putih sebagai jersey utama, diikuti warna biru untuk jersey kedua dan orange untuk jersey ketiga. Tetapi urutan berbeda jika Madrid tampil di Liga Champions, di mana jersey orange menjadi opsi kedua setelah jersey utama berwarna putih.


Menurut Adidas yang menjadi apparel Los Blancos, pemilihan warna orange terinspirasi dari warna langit ketika matahari tenggelam pada laga Liga Champions. 

Motifnya jauh berbeda dengan jersey Barca yang menggunakan banyak garis besar dan warna orange yg memantul. Secara kasat matapun memang jauh berbeda apalagi melihat model jersey Barca yg kuno dan usang harus disamakan dengan jersey Madrid yang selalu superior dan terlaris di dunia.

Aneh memang, buat apa menjiplak kesuksesan Barca jika Madrid sudah 9 kali juara Liga Champions dan satu-satunya klub dengan Tropy UCL terbanyak di dunia? 

Scolari: Hidup Brasil Kian Sulit Andai Ronaldo Diturunkan

Written By Unknown on Kamis, 12 September 2013 | 9/12/2013

Scolari: Hidup Brasil Kian Sulit Andai Ronaldo Diturunkan


Pelatih timnas Brasil, Luiz Felipe Scolari, merasa beruntung karena bintang Portugal, Cristiano Ronaldo tidak bermain pada laga antara kedua negara.

Pada pertemuan dua Samba di Gillette Stadium kemarin, Scolari kembali mengantarkan timnya meraih kemenangan 3-1. Meski hanya bertajuk uji coba, namun kedua tim berupaya untuk menguji kemampuan terbaik mereka menjelang Piala Dunia tahun depan.

Ketiadaan Ronaldo di skuat Seleccao rupanya banyak disesali oleh pihak Portugal, karena kontribusi bintang asal klub Real Madrid itu begitu dibutuhkan tim. Ketiadaan pemain 28 tahun itu pun membuat pertahanan Brasil setidaknya tidak bekerja terlalu keras.

Hal itu seperti diungkapkan Scolari seusai pertandingan. Menurutnya, ketiadaan Ronaldo memang menguntungkan Brasil. Pasalnya, ia tahu betul dengan kemampuan Ronaldo, yang pernah ditanganinya di timnas Portugal.

"Saya tidak terlalu merindukan Ronaldo. Ia hanya akan membuat hidup kami terasa jauh lebih sulit," canda Scolari, ketika ditanya seputar absennya Ronaldo.

Mantan bintang Manchester United itu sendiri terpaksa absen setelah menderita cedera tendonitis, kala tampil membela Portugal di laga kualifikasi Piala Dunia menghadapi Irlandia Utara pekan lalu.

Postiga Ragukan Kebintangan Neymar di Timnas Brasil

Postiga Ragukan Kebintangan Neymar di Timnas Brasil


Striker timnas Portugal, Helder Postiga, mengakui timnas Brasil merupakan sebuah tim yang fantastis, di mana Neymar tetap menjadi bagian dari mereka.

Komentar tersebut dilontarkan Postiga, usai menyaksikan negaranya dikalahkan bakal tuan rumah Piala Dunia tahun depan dengan skor 3-1. Sempat memimpin lewat gol Raul Meireles, Selecao membalas dengan gol dari Thiago Silva, Neymar dan Jo.

Pada pertandingan kemarin, penyerang klub Barcelona FC itu memang mencetak gol bagi tim asuhan Luiz Felipe Scolari. Namun menurut Postiga, kebintangan Neymar belum melebihi tim Brasil secara keseluruhan. 

Kemenangan Brazil vs Portugal mengesankan hanya Neymar yang ditonjolkan di media, namun sebenarnya masih ada bintang-bintang lain yang punya kontribusi melebihi dirinya.

"Neymar bermain bagus di laga tadi, dan ia juga seorang pemain fantastis. Namun ini bukan hanya Neymar, ini adalah tim Brasil yang fantastis," tegas Postiga, yang kini memperkuat klub Valencia FC

Postiga menambahkan jika performa timnya cukup bagus, terbukti dengan gol cepat yang dicetak Meireles dan membawa mereka sempat memimpin. Ketiadaan Cristiano Ronaldo juga dianggap berpengaruh pada penampilan tim.

Ronaldo Adalah Simbol Portugal

Written By Unknown on Rabu, 11 September 2013 | 9/11/2013

Ronaldo Adalah Simbol Portugal


Pemain bertahan Real Madrid; Pepe mengatakan bahwa Cristiano Ronaldo adalah pemain terbaik dalam sepanjang sejarah sepakbola Portugal. Melebihi Eusebio dan Luis Figo.

Baru-baru ini Ronaldo (43) sukses melewati torehan pencetak gol terbanyak di Timnas Portugal, setelah mencetak hat-trick ke gawang Irlandia Utara pada Kualifikasi Piala Dunia 2014. Menggeser legenda Eusebio di peringkat kedua.

Menurut Pepe, dedikasi Ronaldo untuk Portugal tidak perlu dipertanyakan lagi. "Meski dalam kondisi tidak fit, Cristiano selalu berusaha membantu sebisa mungkin, kalau perlu tampil memperkuat timnya. Itulah poin positif yang saya ketahui mengenainya," ujar Pepe kepada Marca.

Pepe juga sadar bahwa Eusebio dan Figo merupakan figur penting bagi kesuksesan sepakbola Portugal. Namun, ia merasa prestasi Ronaldo sudah melampaui kedua legenda tersebut.

"Tanpa bermaksud negatif kepada Eusebio dan Figo, bagi saya Ronaldo adalah simbol Portugal (yang sesungguhnya). Ia selalu memberikan kemampuan 100 persen untuk Timnas dan klub, dan akan meninggalkan jejak di buku sejarah sepakbola dunia," tegasnya.

Thiago Silva: Tawaran Barcelona Terlalu Murah, Untuk Apa Diterima

Written By Unknown on Minggu, 08 September 2013 | 9/08/2013

Thiago Silva: Tawaran Barcelona Murah

Thiago Silva termasuk dalam target utama Barcelona di bursa transfer musim panas ini. Tapi mereka gagal mendapatkannya karena sang pemain memutuskan tetap bertahan di Paris Saint-Germain.

Bek asal Brasil akhirnya memperpanjang kontraknya di PSG dengan gaji sebesar €12 juta per-tahun, bayaran yang menurutnya tinggi dari yang ditawarkan Barca.

Silva menegaskan kalau tawaran Barca terlalu murah dan ia tidak siap menerima tawaran yang kecil dari yang diterimanya di PSG.

"Barcelona sudah mengajukan tawaran, bahkan dua kali, tapi tidak terjadi kesepakatan. Itu adalah keputusan yang sulit karena jelas tidak mudah dua kali berkata tidak untuk Barca. Sudah bukan rahasia lagi kalau saya mengagumi mereka sejak dulu dan mengimpikan bermain untuk mereka," ungkapnya pada Guardian.

"Saya sudah mengambil langkah yang bertentangan dengan impian saya. Namun saya tidak menyesali keputusan itu. Mereka mengajukan tawaran yang kecil dari yang saya terima di PSG, jadi untuk apa saya menerimanya?"

"Mengapa pemain sering menerima tawaran yang kurang adil? Tawaran itu seperti menunjukkan kalau mereka tidak terlalu serius menginginkan saya. Lagipula, PSG memberikan tawaran kontrak baru dan saya merasa lebih tertantang untuk memberikan yang terbaik di sini dan kami akan terus berkembang menuju arah yang benar."

Zlatan Ibrahimovic: Guardiola Pengecut, Mourinho Hebat

Zlatan Ibrahimovic: Guardiola Pengecut, Mourinho Hebat

Zlatan Ibrahimovic adalah sosok pemain yang berbakat, kontroversial dan kadang juga sulit dimengerti. Tak bisa dibantah bahwa Zlatan adalah salah satu pemain terbaik dalam generasinya.

Zlatan sudah mencetak buku biografinya yang berjudul I Am Zlatan Ibrahimovic. Banyak sekali pemikiran menarik, gelap, dan kadang brutal yang dituangkan Zlatan dalam buku itu.

Berikut adalah petikan pendapat Zlatan mengenai dua sosok pelatih hebat yang pernah menanganinya; Jose Mourinho dan Josep Guardiola. Jika anda adalah penggemar Guardiola, kemungkinan besar anda akan sakit hati membaca penilaian Zlatan ini. Petikan buku Zlatan ini dimuat di The Daily Mail.

Jose Mourinho

Zlatan Ibrahimovic: Guardiola Pengecut, Mourinho Hebat
 
Jose Mourinho adalah bintang besar dan dia menjadi manajer saya di Inter. Dia sosok yang baik. Ketika pertama dia bertemu pasangan saya Helena, dia berbisik kepada Helena, 'Helena, sekarang kamu cuma punya satu misi: beri makan Zlatan, beri dia cukup tidur dan buat dia selalu bahagia.' Orang itu berkata sesukanya dan saya menyukainya. Dia adalah pemimpin dari pasukannya. Tapi dia juga peduli. Dia selalu mengirim pesan singkat kepada saya ketika di Inter, bertanya keadaan saya. Dia adalah kebalikan dari Pep Guardiola.
Jika Mourinho menerangi ruangan, maka Guardiola yang akan menutup tirai dan menjadikannya gelap. Saya rasa Guardiola berusaha menjadi pasangan sempurna bagi Mourinho.

Mourinho adalah orang yang bisa membuat saya rela mengorbankan nyawa saya.

Pada 2008, saya diberitahu bahwa manajer baru saya di Inter, Mourinho, akan menelepon saya. Saya lalu berpikir: 'Memangnya apa yang terjadi?'

Ternyata dia cuma mau mengatakan: 'Akan menyenangkan karena kita akan bekerja bersama, saya sudah tak sabar bertemu denganmu'. Tak ada hal besar, tapi dia mengatakannya dalam Bahasa Italia. Saya sungguh tak mengerti. Mourinho belum pernah melatih tim Italia tapi dia sudah bisa bicara dalam Bahasa Italia lebih bagus dari saya. Dia cuma butuh waktu tiga minggu untuk fasih berbahasa Italia. Saya akhirnya tak bisa mengikuti perkembangannya. Kami lalu bicara dalam Bahasa Inggris dan saat itu saya mulai mengerti bahwa orang ini ternyata peduli. Saya mendapatkan pesan pendek setelah membela Swedia melawan Spanyol.

'Kamu bermain bagus', tulisnya. Lalu dia memberi saya beberapa nasehat dan saya sampai berhenti dari latihan yang sedang saya lakukan. Saya belum pernah mendapatkannya sebelumnya. Sebuah pesan singkat dari pelatih! Saya bermain bagi timnas Swedia yang tak ada hubungannya sama sekali dengan Mourinho. Tetap saja, dia ingin terlibat. Saya merasa dihargai.

Tentu saya tahu dia mengirim pesan itu dengan sebuah tujuan. Dia menginginkan kesetiaan saya, tapi saya langsung menyukainya. Dia bekerja dua kali lebih keras dari yang lain. Dia hidup dan bernapas untuk sepakbola 24/7. Saya sebelumnya belum pernah bertemu dengan manajer yang pengetahuannya mengenai calon lawan begitu menyeluruh. Mourinho tahu semuanya, bahkan sampai ke ukuran sepatu kiper ketiga lawan.

Sebelum bertemu dia, saya sudah tahu bahwa Mourinho adalah orang yang elegan dan percaya diri, tetapi saya tetap dibuat terkejut. Fisik Mourinho terlihat kecil ketika ada di samping para pemain, tapi saya bisa segera merasakannya; ada semacam aura di sekitar Mourinho.

Dia menyuruh semua orang berbaris, dia langsung mendekati para pemain yang sebelumnya merasa tak tersentuh di klub. Dia berdiri di depan mereka, tingginya hanya sebatas pundak para pemain itu. Mourinho tidak berusaha menjilat para pemain itu dan langsung mengatakan maksudnya. 'Mulai sekarang, kalian semua akan melakukannya seperti ini.' Bisakah anda bayangkan?! Semua orang lalu mendengarkannya. Mereka tak mempertanyakan apa maksud ucapan Mourinho. Tapi mereka diam bukan karena takut. Mourinho bukan Fabio Capello yang merupakan manajer setan.

Mourinho menciptakan ikatan personal dengan semua pemain melalui pesan singkat sera pengetahuannya tentang istri dan anak-anak kami. Dia juga tak pernah berteriak.

Dia membangun motivasi kami menjelang pertandingan. Rasanya seperti menjalani teater, sebuah permainan psikologi. Dia bisa menunjukkan video saat kami bermain buruk dan mengatakan: 'Mengenaskan! Payah! Para pemain ini tak mungkin kalian. Mereka pasti saudara kalian atau sisi lemah kalian.' Kami hanya mengangguk saja karena malu.

'Saya tak ingin melihat kalian bermain seperti itu lagi. Pergi ke lapangan seperti singa-singa lapar.'

'Dalam pertarungan pertama kalian akan seperti ini...' dia memukulkan tinjunya ke telapak tangan satunya. 'Dan dalam pertarungan kedua...' dia menendang papan taktik hingga terbang melintasi ruangan. Adrenalin kami langsung bekerja dan kami keluar ke lapangan seperti binatang buas yang gila.Saya semakin tahu orang ini selalu memberikan segalanya untuk tim, jadi saya ingin memberikan segalanya untuk dia. Semua pemain rela membunuh untuk Mourinho.

Hanya ada satu hal yang mengganggu saya: tak peduli apa pun yang saya lakukan, tak pernah ada sedikit pun senyum dari wajahnya.

Saya melakukan banyak hal-hal hebat, tapi wajah Mourinho tetap saja seperti akhir pekan kelabu. Suatu ketika kami melawan Bologna dan saya mencetak gol yang benar-benar gila. Gol itu kemudian terpilih menjadi gol terbaik. Mourinho hanya berdiri saja dengan wajah membatu.

What the hell? Apa yang salah dengan orang ini? Jika dia tidak bereaksi terhadap hal-hal hebat seperti itu, apa yang bisa membuatnya berubah? Apa pun caranya, saya bertekad untuk membuat orang itu gembira. Akhirnya hal itu terwujud tapi hanya terjadi ketika kami sudah memenangkan gelar Serie A dan saya menjadi top skorer.
Mourinho, orang dengan wajah batu, orang yang tak pernah peduli, akhirnya terbangun. Dia seperti orang gila. Dia bersorak seperti anak sekolah, meloncat-loncat dan saya tersenyum. 'Jadi saya bisa membuatmu tersenyum, akhirnya. tapi hal itu butuh perjuangan berat.'

Josep Guardiola

Zlatan Ibrahimovic: Guardiola Pengecut, Mourinho Hebat
 
Setelah kekalahan Barca dari Inter di semifinal Liga Champions, Josep Guardiola memandang saya seolah semua itu terjadi karena kesalahan saya. Saya berpikir: 'cukup sudah. Saya bermain untuk yang terakhir kalinya.' Setelah pertandingan itu, saya merasa tidak diinginkan lagi di Barca. Saya merasa seperti sampah ketika duduk di ruang ganti. Guardiola melirik saya seolah saya adalah sebuah gangguan, seperti alien. Situasi itu benar-benar gila.
Guardiola adalah tembok bata. Saya tak melihat tanda-tanda kehidupan darinya, dan setiap saat saya berharap bisa keluar dari klub. Saya tak lagi menjadi bagian mereka. Ketika kami bertanding ke markas Villarreal, Guardiola memberi saya waktu bermain selama lima menit. Saya sangat sedih, bukan karena saya dicadangkan. Saya bisa menerima jika pelatih mencadangkan saya asal sang pelatih cukup jantan untuk mengatakan: 'Kamu tak cukup bagus Zlatan. kamu tak pantas masuk ke starting line-up.'

Guardiola tidak mengatakan apa pun, tidak sedikit pun, dan saya sudah muak. Saya bisa merasakannya di sekujur tubuh saya, dan jika saya jadi Guardiola, saya akan takut. Bukan karena saya sedikit terampil dengan tinju saya! Saya sudah melakukan semua hal buruk, tetapi saya jarang terlibat perkelahian. Baiklah, mungkin saya beberapa kali menghajar beberapa orang. Ketika saya marah dan jadi kalap, anda tak akan mau berada di dekat saya.

Saya masuk ke ruang ganti setelah pertandingan dan saya tidak merencanakan serangan apa pun. Tapi saya juga tidak gembira. Saat itu musuh saya berdiri di sana, menggaruk-garuk kepalanya.

Yaya Toure juga di sana, juga ada beberapa pemain lain. Ada sebuah kotak logam tempat kami menaruh jersey setelah pertandingan; saya pandangi kotak itu. Lalu saya menendangnya, kotak itu terbang sekitar tiga meter tapi kisruh itu belum selesai. Malah sebenarnya baru saja dimulai. Saya berteriak kepada Guardiola: 'Kamu tak punya nyali!' Lalu saya menambahkan yang lebih buruk: 'kamu seperti kencing di celana ketika menghadapi Mourinho. Kamu bisa pergi ke neraka!'
Saya benar-benar kehilangan kendali. Orang mungkin mengira Guardiola akan berkata sesuatu untuk membalas, tapi dia adalah pengecut payah. Dia cuma mengambil kotak logam itu seperti petugas kebersihan lalu pergi. Dia tak pernah menyinggung kejadian itu lagi, tidak satu kata pun.

Yang ada hanya diam dan permainan pikiran dan saya sadar bahwa saya sudah berusia 28 tahun. Saya sudah mencetak 22 gol dan menciptakan 15 assist di Barca tetapi masih diperlakukan seperti tidak pernah ada. Apakah saya harus duduk saja dan menerimanya? Apakah saya harus terus mencoba beradaptasi? No way!

Ya, saya memang sudah mencoba beradaptasi. Ketika tiba di Barcelona, mereka mengatakan saya tak boleh naik jet pribadi dan harus naik penerbangan komersial. 'Di Barcelona kami semua berusaha untuk tetap rendah hati. Kami tidak seperti Real Madrid. Kami melakukan perjalanan dengan pesawat biasa.' mereka memberi penjelasan dan itu terdengar masuk akal.

Lalu ada beberapa hal lain. 'Dengar, kita tidak akan datang ke tempat latihan dengan mengendarai Ferrari atau Porsche,' ucap Guardiola. Saya mengangguk saja. Sebenarnya saya ingin berkata: 'Apa urusanmu dengan mobil yang kukendarai?' Namun pada saat itu saya sibuk berpikir pesan apa yang coba disampaikan Guardiola.

Saya memang menyukai mobil. Mobil adalah hasrat saya dan akhirnya saya bisa mengerti makna dari kata-kata Guardiola tentang mobil itu kepada saya: 'Jangan berpikir kamu adalah sosok spesial!'

Saya mulai merasa ke Barcelona seperti kembali ke Ajax, rasanya seperti kembali ke sekolah. Tak ada satu pun pemain yang berkelakuan seperti superstar, dan itu aneh. Messi, Xavi, Iniesta, dan semuanya... mereka semua seperti anak sekolah. Para pemain terbaik dunia berdiri di sana dengan kepala tertunduk. Saya tidak bisa mengerti sedikit pun. Semua itu konyol.

Semua orang melakukan apa saja yang diperintahkan kepada mereka. Saya tidak cocok di sana, tidak sedikit pun. Saya memaksa diri untuk sekadar memanfaatkan kesempatan di sana, dan tidak membuat anggapan buruk mereka terhadap saya jadi nyata. Jadi saya mulai beradaptasi dan berusaha menyatu. Saya menjadi terlalu 'manis' dan itu gila.

Saya mengatakan apa yang mereka ingin saya katakan. Semuanya kacau. Saya mengendarai Audi yang merupakan sponsor Barca dan berdiri saja di sana lalu mengangguk. Saya bahkan nyaris tak pernah berteriak kepada rekan setim saya. Sangat membosankan. Zlatan bukan lagi Zlatan.

Lalu Messi mulai banyak bicara. Messi itu hebat. dia benar-benar amazing. Tapi dia juga mengatakan kepada Guardiola: 'Saya tak mau bermain di sayap kanan lagi. Saya mau bermain lebih ke tengah.' Saat itu saya adalah penyerang Barca. Guardiola sama sekali tak peduli kepada saya.

Guardiola lalu mengorbankan saya, itulah kenyataannya. Salah satu teman saya mengatakan: 'Zlatan, Barca seperti membeli Ferrari tapi mengendarainya seperti Fiat'. Saya lalu berpikir, 'Ya, itu cara yang tepat untuk mengungkapkannya.' Guardiola mengubah saya menjadi pemain yang lebih simpel dan lebih buruk. Hal itu adalah kerugian bagi seluruh tim.

Guardiola bahkan tidak mengucapkan selamat pagi kepada saya. Tidak sepatah kata pun. Dia menghindari kontak mata dengan saya. Jika saya masuk ke sebuah ruangan, dia akan pergi. 'Apa yang terjadi? Apakah saya berbuat salah? apa penampilan saya terlihat salah? Apa cara bicara saya aneh?' semua itu berkecamuk di dalam kepala saya. Saya tak bisa tidur.

Saya terus memikirkannya, bukan karena saya butuh cinta Guardiola. Dia boleh membenci saya, saya tak akan keberatan. Kebencian dan dendam hanya akan memacu saya. Saat itu saya kehilangan fokus.

Dia berpikir bisa mengubah saya. Di Barca-nya, semua orang harus jadi seperti Xavi, Iniesta atau Messi. Tak ada yang salah dengan semua pemain itu, seperti yang pernah saya katakan, tak ada yang salah sedikit pun. Rasanya menyenangkan bisa bergabung dalam satu tim dengan mereka. Pemain-pemain bagus membuat saya bersemangat.

Namun saya juga datang dengan seluruh karakter saya dan di Barca karakter saya tidak memiliki tempat. Tidak di dunia kecil Guardiola.

Ketika saya tahu saya akan duduk di bench dalam pertandingan melawan Almeria, saya jadi ingat kata-kata Guardiola: 'Di Barcelona kita tidak akan datang ke tempat latihan dengan mengendarai Ferrari atau Porsche.' Omong kosong apa lagi itu? Saya akan membeli mobil yang saya suka, biar pun saya jadi terlihat seperti idiot. Saya lalu masuk ke Ferrari Enzo, menginjak gas dan memarkir mobil itu di depan pintu masuk markas latihan.

Saya memutuskan untuk bertarung demi diri saya, dan anda harus tahu bahwa saya sudah paham caranya bermain dalam pertarungan semacam itu. Saya sudah menjadi petarung sebelumnya, percayalah. Saya tak boleh melakukan persiapan dengan buruk jadi saya bicara dengan agen saya. Kami selalu merencanakan trik kami bersama, baik itu trik cerdas atau trik kotor. Saya juga menghubungi teman-teman saya.

Saya hanya ingin melihat segalanya dari perspektif yang berbeda, dan demi Tuhan saya mendapat semua perspektif yang saya butuhkan.

Anak-anak Rosengard (kampung halaman Zlatan) ingin datang ke Barcelona dan menghancurkan kantor klub. Mereka memang teman-teman yang baik. Namun tindakan itu sepertinya bukan strategi yang tepat jika melihat situasi yang terjadi.

Saat malam, ketika saya terbaring tapi terjaga, atau saat berlatih dan melihat Guardiola, sisi gelap saya terbangun. Kemarahan itu masuk begitu saja ke kepala saya.

Karena masalah Guardiola itu, pihak klub terpaksa mengalami bencana transfer untuk menjual saya, dan itu gila. Saya mencetak 22 gol dan 15 assist dalam semusim di Barcelona. Tapi nilai saya turun 70 persen. Salah siapa itu coba? Guardiola! Si pendiam kecil yang terlalu banyak berpikir. Dia mencoba merusak saya.

KARTUN Omar Omani: Cristiano Ronaldo Dan Miroslav Klose Raih Gelar Master

KARTUN Omar Omani: Cristiano Ronaldo Dan Miroslav Klose Raih Gelar Master

Kartunis Goal Omar Omani menggambarkan kebintangan CR7 dan Klose yang sanggup melampaui dan menyamai rekor pendahulunya. 

Cristiano Ronaldo dan Miroslav Klose sama-sama membukukan rekor penting saat tampil membela negaranya dalam kualifikasi Piala Dunia 2014, Sabtu (7/9) dini hari WIB.

Ronaldo sanggup mencetak hat-trick untuk membantu Portugal  menang 4-2 atas Irlandia Utara. Raihan tersebut membuat Ronaldo kini mengoleksi 43 gol bagi timnas, sehingga penyerang Real Madrid itu berhasil melampaui raihan legenda Portugal, Eusebio (41 gol). Ia menjadi pencetak gol terbanyak kedua di bawah Pedro Pauleta dengan catatan 47 gol.

Sementara Miroslav Klose berhasil menjadi topskor Jerman sepanjang masa usai mencetak satu gol ke gawang Austria ketika timnya menang 3-0. Total 68 gol yang dimilikinya membuat bomber Lazio itu menyamai rekor gol milik legenda Jerman Gerd Muller.

  


Real Madrid, menjadi Klub Terkaya di Dunia

Real Madrid, menjadi Klub Terkaya di Dunia



Real Madrid diberitakan Forbes kembali menjadi klub sepak bola dengan kekayaan tertinggi di dunia. Madrid diperkirakan memiliki kekayaan mencapai 3,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 38,1 triliun.

Jumlah tersebut meningkat ketimbang perhitungan terakhir kali pada April 2013. Saat itu, kekayaan Madrid diperkirakan berada di angka 3,3 miliar dollar AS.

Peningkatan kekayaan Madrid memang bisa diprediksi. Pasalnya, Madrid baru saja mengumumkan pendapatannya meningkat ketimbang musim lalu, yakni sebesar 520,9 juta euro (sekitar Rp 7,911 triliun).

Akan tetapi, Madrid harus waspada dengan Manchester United. Klub asal Inggris itu menguntit di posisi kedua dengan selisih hanya 100 juta dollar AS lebih sedikit dari Madrid. Kekayaan MU juga naik ketimbang April lalu yang diperkirakan senilai 3,16 miliar dollar AS.

Cetak Hattrick, Ronaldo Memang Alien

Written By Unknown on Sabtu, 07 September 2013 | 9/07/2013

Cetak Hattrick, Ronaldo Memang Alien


Sukses Cristiano Ronaldo mencetak hattrick yang mengantarkan Portugal ke puncak Grup F mendapat pujian tinggi dari Paulo Bento. Merasa takjub, Pelatih Seleccao itu benar-benar percaya jika Ronaldo berasal dari planet lain. Ronaldo kali ini tampil sangat mengerikan bagi lawan, pergerakannya sulit dikendalikan baik bola atas maupun dari kakinya. Ronaldo benar-benar merupakan ancaman yang ditakuti setiap pemain belakang. Hal ini dibuktikannya, dalam posisi tertinggal 2:1, Ronaldo menciptakan Hatrick dengan gol-gol yang sulit dilesakkan oleh striker manapun di dunia, hingga kedudukan berubah 2:4 untuk kemenangan Portugal.

"Ronaldo berasal dari planet lain. Dia sudah menjadi pencetak gol terbanyak kedua dalam sejarah Portugal, dan ini gila karena dia masih muda," ucap Bento kepada reporter seperti dilansir Goal International.

Tiga gol Ronaldo yang semuanya dicetak di babak kedua membawaSeleccao ke peringkat pertama Grup F, menyalip Rusia yang memiliki 1 laga belum dimainkan. Saat ini Portugal memimpin dengan 17 poin diikuti oleh Rusia yang tercecer 2 poin.

Saat ini Ronaldo berada di peringkat kedua dalam daftar top skor Portugal dengan 43 gol, melewati 41 gol milik legenda Portugal, Eusebio. Ronaldo hanya tercecer 4 gol dari Pauletta di puncak daftar top skor Portugal.


Cristiano Ronaldo mengaku bangga bisa mencetak hattrick pertamanya di Timnas Portugal. 

"Ini adalah untuk pertama kalinya saya mencetak tiga gol untuk timnas dan bagi saya ini adalah hal yang bersejarah. Saya tidak pernah melakukannya bersama timnas," ucap Ronaldo kepada reporter usai laga seperti dilansir Goal International.

"Saya bangga bisa melampaui jumlah gol Eusebio, salah satu pemain terbaik yang dimiliki Portugal. Rasa bangga luar biasa untuk bisa melampaui rekor dia," imbuh Ronaldo.

Ronaldo juga mendedikasikan kemenangan Portugal dini hari tadi kepada mendiang ayahnya, yang meninggal 8 tahun lalu. 

"Saya ingin mendedikasikan kemenangan ini kepada ayah saya yang sudah meninggalkan kami 8 tahun silam," ucap Ronaldo lewat akun twitter miliknya.

Thiago Silva Prihatin Perlakuan Barcelona Kepada Abidal

Thiago Silva Prihatin Perlakuan Barcelona Kepada Abidal


Berita mengejutkan muncul Jumat kemarin (06/09) saat eks pemain BarcelonaEric Abidal, mengklaim bahwa dirinya tidak mendapatkan gaji dari klubnya tersebut saat ia tengah berjuang melawan tumor liver.

Pernyataan tersebut langsung memantik reaksi dari berbagai pihak, salah satunya adalah dari bek tengah yang juga sempat diincar oleh Barca musim panas ini, Thiago Silva.

Selain mengkritik perlakuan Barca terhadap Abidal, kapten Timnas Brasil tersebut juga secara tersirat menyatakan bahwa gagalnya negosiasi pindah ke Camp Nou disebabkan karena ada permintaannya yang tidak dipenuhi oleh Blaugrana.


"Dalam kasus saya, ada beberapa hal yang saya ajukan tapi tidak mereka dengarkan," ungkap bek 28 tahun tersebut kepada reporter. "Saya melihat situasi yang dihadapi Abidal dan saya tidak menyukainya. Mereka memperlakukannya dengan tidak baik dan juga tak menepati janji mereka."

"Situasi yang saya alami murni merupakan bagian dari negosiasi olahraga. Tapi dalam kasus Abidal, mereka sama sekali tidak membantu."

Pihak Barcelona sendiri telah mengklarifikasi secara resmi melalui media Spanyol, Diario AS, dan membantah tuduhan Abidal terkait gaji yang tak dibayar.

Juara bertahan Liga Spanyol tersebut menyatakan bahwa mereka telah memenuhi seluruh kewajiban mereka kepada pemain asal Prancis tersebut, termasuk saat yang bersangkutan harus absen lama untuk menjalani perawatan medis meskipun Barca mengakui jika sebagian gajinya diambil dari Asuransi Kesehatannya.

Surat Kaka untuk Madridista

Written By Unknown on Jumat, 06 September 2013 | 9/06/2013



Kaka sudah resmi kembali ke AC Milan. Ia meninggalkan masa-masa sulit bersama Real Madrid di belakang dan siap menghadapi tantangan baru.

Selama empat musim membela Los Blancos, Kaka tak berhasil mereplikasi kehebatannya seperti ketika masih membela Milan. ia pun akhirnya memilih untuk meninggalkan Bernabeu. Meski demikian, ia tetap mengucapkan rasa terima kasihnya kepada para Madridista lewat surat terbuka.

Dalam suratnya, Kaka mengaku mendapatkan cinta dari para Madridista. Ia merasa bangga bisa menjadi bagian tim hebat seperti Madrid meski secara pribadi mengalami banyak kesulitan.

Kaka lalu berterima kasih kepada semua pihak di Madrid atas dukungan mereka. Ia juga berpamitan untuk kembali ke Milan.

Kaka kembali ke San Siro dengan status free transfer. Kemungkinan besar Madrid bersedia melepasnya untuk membuat longgar slot gaji mereka yang kian tinggi.

Kasus Pajaknya, Lionel Messi Bayar €5 Juta. Kasus Rosell Masih Diselidiki


Lionel Messi dan ayahnya telah membayar €5 juta kepada otoritas Spanyol sebagai bagian dari investigasi atas tuduhan pajak, demikian diungkap pengadilan setempat.

Mega bintang Barcelona ini dituduh "menyembunyikan" lebih dari €4 juta awal tahun ini setelah gagal mengembalikan dokumen pajak secara lengkap pada periode 2006-2009, meski Messi dan ayahnya membantah tuduhan tersebut.

Pengadilan di Gava kini mengonfirmasi keduanya telah melakukan "pembayaran korektif" sebesar €5,016,542.27, namun mereka juga masih harus menghadiri sidang pada 17 September.

"Kami memiliki pengacara dan manajer untuk mengurus hal ini dan kami percaya kepada mereka dan mereka akan menyelesaikannya," penjelasan Messi atas masalah ini awal musim panas lalu.

"Kenyataannya adalah saya tak memiliki petunjuk mengenai semua ini dan itu sebabnya kami memiliki orang yang akan mengurusnya."

Messi mengantongi lebih dari €40 juta per musim yang didapat dari gaji dan kesepakatan sponsor, menempatkan dia di posisi ke-10 atlet terkaya versi Forbes baru-baru ini.

Kapten Argentina bukan satu-satunya pesepakbola yang mendapat masalah pajak tahun ini. Akhir Juli silam, presiden Bayern Munich Uli Hoeness resmi didakwa penggelapan pajak setelah gagal menjelaskan akun bank Swiss.

Selain kasus pajak, kasus hukum lainnya juga sedang diselidiki oleh Kejaksaan Brazil yang melibatkan presiden Barcelona Sandro Rosell. Saat ini, Rosell tersandung 2 kasus sekaligus.

Kasus pertama adalah tentang penipuan. Rosell mendirikan Ailanto Marketing, perusahaan yang bergerak di bidang event olahraga di Brasil. Dalam pertandingan persahabatan internasional antara Brasil melawan Portugal pada tahun 2008, Ailanto menerima dana 3,5 juta euro untuk mempromosikan laga itu. Seluruh rangkaian promosi itu sebetulnya hanya memakan dana 400 ribu euro saja.

Dalam kasus ini, Rosell terancam penjara delapan bulan penjara. Kejaksaan Brasil sudah melakukan penyelidikan dan tuduhan yang diajukan adalah pemalsuan dokumen serta penggelapan.

Yang terbaru, koran Brasil Estadao mengklaim bahwa mereka menemukan bukti Rosell sudah menggerogoti uang sepakbola Brasil sejak tahun 2006. Saat itu, hak menggelar laga persahabatan Brasil dipegang oleh ISE. Setiap pertandingan, tim lawan diwajibkan membayar 1 juta dollar.

Menurut Estadao, tidak semua uang itu masuk ke kas timnas Brasil. Dari 24 pertandingan persahabatan yang digelar, ISE justru mengirim 10,9 juta dollar ke Uptrend Development, perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat. Pemilik perusahaan itu memiliki rekening dengan nama Alexandre R. Feliu, yang merupakan nama asli Sandro Rosell.

Real Madrid Gelontorkan 172 Juta Untuk Pemain Muda

Real Madrid Gelontorkan 172 Juta Untuk Pemain Muda


Di musim 2013-14, Presiden Florentino Perez merombak pondasi Real Madrid. Tak hanya mendatangkan pelatih baru dalam diriCarlo Ancelotti, mereka juga membeli beberapa pemain baru yang mayoritas masih muda.

Menariknya, untuk mendatangkan lima pemain muda, Los Blancos menghabiskan dana sebesar 172 juta euro. Gareth Bale €91 juta, Asier Illarramendi €29 juta, Isco €30 juta, Dani Carvajal €6.5 juta dan Casemiro €6 juta.

Namun menurut Marca, kelima pemain tersebut dinilai memiliki potensi yang cerah. Terutama Bale dan Isco. Casemiro juga membuktikan kualitasnya selama pramusim berlangsung. Untuk Illarramendi, Madridista harus bersabar karena eks Real Sociedad itu masih berjuang melawan cedera. Sedangkan Carvajal dinilai cukup berpotensi menggeser posisi Alvaro Arbeloa di skuad utama.

Kedatangan beberapa pemain muda tersebut menambah kualitas stok muda yang dimiliki Los Blancos seperti Alvaro MorataNacho dan Jese Rodriguez. Menarik untuk dinanti kiprah matador muda Real Madrid tersebut di musim 2013-14.

Yayasan Real Madrid Presentasikan Proyeknya dengan Microsoft di Kolumbia


Emilio Butragueno terbang ke Bogota untuk membicarakan kerja sama yang penting ini
 
Yayasan Realmadrid dan Microsoft mengumumkan kerja samanya di Santiago Bernabeu, 21 Mei lalu, kerja sama ini akan mempromosikan teknologi ke sekolah-sekolah sosial-atletik dengan tujuan menyediakan latihan yang mendorong pekerjaan di masa depan bagi para remaja yang terkena risiko pengucilan sosial. Kolumbia menjadi negara pertama yang dipilih sebagai implementasi proyek ini yang akan disebarkan ke seluruh penjuru Amerika Latin dan Karibia. Presiden Real Madrid tersambung langsung dengan event ini guna menjelaskan pentingnya kolaborasi yang menawarkan kesempatan pekerjaan bagi ribuan kawula muda yang terkena risiko pengucilan sosial.
Kesepakatan dengan Microsoft akan membentuk platform baru yang mengkombinasikan faktor olahraga, edukasi, dan teknologi, yang akan memperkuat aktivitas sekolah sosial-atletik yang bermanfaat bagi para remaja. Kolumbia, negara dengan lebih dari 50 sekolah yang berkolaborasi dengan Yayasan Revel, bakal menjadi negara pertama yang mengimplementasikan program ini yang dibundel dalam program inisiatif Microsoft’s Youthspark, yang saat ini telah membantu lebih dari 300 juta remaja di seluruh dunia.


Tersambung langsung dengan Kolumbia, Presiden Real Florentino Perez mengatakan, bahwa "hari ini kami merilis kesepakatan solidaritas setelah bergabung bersama Mei lalu di Stadion Santiago Bernabeu. Melalui Yayasan Realmadrid, bersama-sama Microsoft, sekali lagi membuktikan keberpihakannya pada yang lemah dan menyatukan usaha kita guna melalui tantangan besar: memelihara, mempromosikan, dan mendorong edukasi anak-anak di Amerika Latin dan Karibia.

Microsoft dan Real Madrid bersatu dalam komitmen yang gigih bagi masyarakat. Kami memangku imej kepemimpinan dalam dunia yang begitu kompetititf tanpa melupakan bahwasanya kami berkewajiban menggunakan potensi dan kekuatan kami untuk membantu kaum yang kurang beruntung.

Untuk melakukannya kami menerapkan pengetahuan kami dalam bidang olahraga dan teknologi gua mencoba dan membangun dunia yang lebih baik. Kami menularkan nilai-nilai respek, persahabatan, solidaritas, komitmen, dan kerja sama tim melalui olahraga, dan dengan bantuan teknologi kini dan masa depan kami dapat memastikan bahwasanya seluruh nilai-nilai tersebut dapat menjangkau anak-anak yang mengikuti latihan dan sekolah.

Kolumbia, sebetulnya, merupakan negara yang penting bagi Real Madrid; kami berbagai emosi dan mimpi yang sama. Kolumbia merupakan tempat dimana kami merasakan kasih sayang yang khusus bagi dan untuk keberadaan Yayasan kami dan pekerjaan yang kami lakukan di 50 negara di sleuruh penjuru negara ini adalah bukti kasih sayang tersebut. Hal ini, karenanya, menjadi pemimpin pekerjaan kami lakukan di Amerika Latin dan Karibia.

Bagi saya kesenangan yang luar biasa Real Madrid dan perusahaan hebat sekaliber Microsoft dapat mempromosikan kesepakatan ini yang akan bermanfaat bagi ribuan anak-anak. Kami memulai proyek teknologi berkat bantuan perangkat lunak dari Microsoft untuk disebarkan di 54 sekolah sosial-atletik yang dimiliki Yayasan Realmadrid di Kolumbia.

Aspek penting dalam proyek ini adalah perluasan ke 20 negara di Amerika Latin dan Karibia dimana sekolah Yayasan kami telah berada. Rasa lapar akan trofi, kemenangan, dan gelar menjadi bagian fundamental di Real Madrid, tapi percayalah, kami pun sangat bangga bisa membangun 120 sekolah sosial-atletik di sini yang melayani lebih dari 20 ribu anak-anak yang bakal mendapat keuntungan dari donasi yang dermawan dari perangkat lunak Microsoft.


Kami mesti mengingat bahwa tantangan ini tidak hanya tertuju di lapangan pertandingan, sepakbola atau bola basket dimana kami memburu trofi dan kemenangan. Kami harus bertanggung jawab dalam hal solidaritas sebaik mungkin dan berupaya menjadi panutan dan pemimpin bagi anak-anak yang dilatih. Jangan ragukan: Real Madrid akan berada di sisi yang paling membutuhkan, terlepas dimana kami berada, sebab kami merasa berkewajiban untuk mengembalikan sebagian yang kami terima sehari-hari kepada masyarakat. Terima kasih banyak."

Emilio Butragueno, yang terbang ke Ibu Kota Kolumbia, menambahkan: "Kami percaya jika kerja sama ini merupakan titik tolak perjalanan panjang yang tidak hanya penting bagi Kolumbia, tapi juga bagi seluruh Amerika Latin. Guna membawa sekaligus olahraga, edukasi, dan teknologi yang bermanfaat bagi anak-anak muda adalah hal yang luar biasa. Sekolah sosial-atletik Yayasan Realmadrid bakal mendapat banyak kesempatan untuk tersambung dengan dunia, implementasi piranti lunak Office dan Microsoft berarti anak-anak di berbagai negara dapat bekerja dengan lebih baik, menembus batas dan berbagai semua kesuksesan."

Orlando Ayala, Wakil Presiden Microsoft Bidang Pemasaran, mengatakan bahwa Microsoft, "sangat bangga dapat menjadi bagian dari kerja sama ini dan mendonasikan piranti lunak yang diharapkan dapat membantu ribuan penerima Yayasan Realmadrid. Tipikal teknologi ini memungkinkan organisasi untuk meningkatkan manajemen, produktivitas dan keberlanjutannya, yang menghasilkan dampak positif dari kombinasi sepakbola dan teknologi bagi edukasi, integrasi, dan hiburan yang sehat bagi anak-anak muda."

Pendapatan Real Madrid Meroket Lagi, Rp 7,9 Triliun pada Musim 2012/13


Pendapatan Real Madrid Meroket Lagi


Real Madrid menutup tahun fiskal 2012/13 dengan positif. Pendapatan dan keuntungan Los Blancos terus naik dari musim sebelumnya.

Tahun lalu Madrid menjadi klub olahraga pertama dalam sejarah yang bisa memperoleh pendapatan kotor melampaui angka 500 juta euro (sekitar Rp 7,357 triliun). Dengan demikian, dalam dua tahun terakhir, El Real tak tergoyahkan.



Pendapatan kotor Madrid naik dari 514 juta pound pada 2011/12 menjadi 520,9 juta euro (sekitar Rp 7,911 triliun) pada musim 2012/13. Keuntungan bersih mereka menanjak tajam dari 24,2 juta euro menjadi 36,9 juta euro.

Hal positif juga terlihat dari semakin kecilnya jumlah utang Madrid dari 124,7 juta euro menjadi 90,6 juta euro. Tahun lalu, Madrid menghabiskan 47,2 persen dari penghasilannya untuk membayar pembelian dan gaji staf dan pemain.

Laporan ini akan dipertanggungjawabkan dalam Pertemuan Umum klub pada 22 September mendatang.

Ronaldo Masih Pemain Termahal Dunia

Ronaldo Masih Pemain Termahal Dunia


Real Madrid nampaknya mencoba meyakinkan Cristiano Ronaldo mengenai statusnya sebagai pemain termahal dunia. Menurut laporan AS, madrid telah berusaha meyakinkan Ronaldo bahwa nilai transfer Gareth Bale tidak melebihi milik CR7.

Saat ini Ronaldo masih bersama timnas Portugal. Karenanya, Madrid berusaha menyampaikan pesan mereka lewat orang-orang kepercayaan Ronaldo, termasuk para penasehatnya.

Madrid bersikukuh bahwa harga bale adalah 91 juta euro, tak lebih banyak dari 96 juta euro yang mereka bayarkan kepada Manchester United untuk Ronaldo. Selain itu, Madrid juga berusaha mengikis klaim Tottenham bahwa Madrid akan membayar senilai 101 juta euro untuk Bale.

Hal ini dianggap penting oleh Florentino Perez untuk tidak menyakiti ego Ronaldo. Sejauh ini Ronaldo sendiri memang tak pernah melakukan komplain mengenai transfer Bale tetapi Perez tak mau ambil resiko.

Jika Ronaldo bahagia, maka ia akan bisa lebih cepat menandatangani kontrak baru yang telah disodorkan pihak klub. Perez selama ini selalu mengatakan pentingnya bagi klub untuk mempertahankan Ronaldo.

Casillas Ternyata Dipersiapkan untuk Liga Champions



Setelah dikatung-katung selama beberapa pekan di awal musim, kini nasib Iker Casillas di Real Madrid mulai menemukan titik terang.

Seperti diketahui, Santo Iker harus rela hanya menjadi pelapis di tiga laga awal Primera Division musim ini. Entrenador Carlo Ancelotti lebih memilih memainkan Diego Lopez di bawah mistar El Real.

Media Marca melaporkan, Carletto kini telah memutuskan bahwa Casillas akan mendapat jatah bermainnya bukan di La Liga, melainkan di Liga Champions.

Keputusan ini disebut didasarkan pada fakta bahwa Liga Champions merupakan kompetisi yang lebih elit dibanding La Liga dan lawan yang akan dihadapi Los Blancos terhitung berat, yakni JuventusGalatasaray, serta FC Copenhagen. Lawan-lawan tersebut dinilai lebih superior dibanding tim-tim La Liga yang akan dihadapi Diego Lopez.

Barca Tegaskan Bayar Penuh Gaji Abidal, Meski Mengakui Sebagian Gajinya Didapat dari Asuransi Kesehatannya.

Barca Tegaskan Bayar Penuh Gaji Abidal, Meski Mengakui Sebagian Gajinya Didapat dari Asuransi Kesehatannya.


Ketenangan kantor Barcelona FC terusik dengan komentar Eric Abidal di L'Equipe. Abidal mengatakan bahwa Barca tidak membayar gajinya selama ia harus menjalani operasi cangkok hati dan perawatannya.

Para petinggi klub Barca terkejut dengan pernyataan Abidal itu. Mereka segera melakukan klarifikasi tak resmi dengan menghubungi salah satu media terbesar di Spanyol, AS.

"Eric Abidal mendapatkan bayaran penuh dari semua yang sudah dijanjikan. Barca selalu meninjau seluruh proses pembayaran. Memang benar bahwa sebagian gaji Abidal didapat Barca dari asuransi kesehatannya. namun bagian itu sangat kecil," jelas sumber internal Barca kepada AS.

Selama ini hubungan Abidal dan petinggi Barca memang baik-baik saja. Abidal bahkan menjadi tuan rumah ketika Sandro Rosell dan Andoni Zubizarreta datang ke Monaco untuk menghadiri drawing Liga Champions pekan lalu.

Abidal meninggalkan Barca akhir musim lalu karena kontraknya sudah habis dan langsung dibuang oleh Barca.

Abidal: "Selama Saya Sakit, Barca Tidak Bayar Gaji Saya"

Abidal: "Selama Saya Sakit, Barca Tidak Bayar Gaji Saya"
Abidal Kecewa di Depak Barcelona
Eric Abidal mengatakan kekecewaannya terhadap sikap Barcelona FC dalam menangani kepergiannya. Abidal mengungkapkan beberapa rahasia yang selama ini luput dari penglihatan publik mengenai situasi dirinya.


Abidal harus menjalani transplantasi liver pada 2012 lalu dan baru bisa kembali fit pada akhir tahun. Akan tetapi Abidal baru bermain lagi pada akhir musim 2012/13.

"Masalahnya adalah kontrak saya habis; jika tidak mendapat kontrak baru, saya harus pergi. Saya sudah siap menjalani keduanya. Yang tidak saya mengerti adalah ketika Barca mengatakan bahwa kepergian saya adalah pilihan profesional," jelas Abidal.

Abidal menjelaskan lebih jauh bahwa ada semacam tindakan tidak profesional yang dilakukan klub ketika ia sakit. Karenanya, ia menyesalkan pihak klub yang menggunakan dalih profesionalisme untuk melepas dirinya.

"Yang saya permasalahkan bukan uang. Buktinya adalah bahwa selama beberapa bulan saya sakit, pihak klub tidak membayar gaji saya. Saya sekarang beruntung karena mendapat kepercayaan dari pelatih dan Presiden AS Monaco," ujarnya.

CR7 Twitter

UNDECIMA FOR MADRIDISTA

UNDECIMA FOR MADRIDISTA

CRISTIANO RONALDO

CRISTIANO RONALDO

Popular Posts

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. MadridOne - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger