Cules Ternyata Tidak Menghargai Pencapaian Barca, Mascherano Gerah - MadridOne
Headlines News :
Home » , » Cules Ternyata Tidak Menghargai Pencapaian Barca, Mascherano Gerah

Cules Ternyata Tidak Menghargai Pencapaian Barca, Mascherano Gerah

Written By MadridOne 13ucl on Jumat, 06 September 2013 | 9/06/2013

Cules Ternyata Tidak Menghargai Pencapaian Barca, Mascherano Gerah


Javier Mascherano mengeluhkan sikap dari para fans yang cenderung kurang menghargai prestasi yang telah ditorehkan oleh Barcelona. Penggawa asal Argentina ini menganggap bahwa mindsetpesimis telah terlanjur melekat di benak sebagian suporter.

Fans Barca memang tidak puas dengan raihan yang diperoleh Barcelona dikarenakan beberapa fakta yang menyertainya, diantaranya adalah:
  1. Juara La Liga musim kemaren memang dapat diraih dengan 100 poin yang berarti menyamai rekor 100 poin Real Madrid musim sebelumnya, namun mereka pada musim itu harus bertekuk lutut dalam Laga-laga El-Clasico melawan Real Madrid, Barceloana tidak pernah menang lagi baik dalam laga tandang maupun kandang, bahkan menderita 2 kekalahan beruntun dalam seminggu. Juara Liga namun selalu kalah dengan rival abadi mereka Real Madrid. Dengan begitu Real Madrid meski tidak memperoleh tropy namun dianggap sebagai klub terkuat di La Liga.
  2. Barcelona kalah dengan sangat mencolok menghadapi Muenchen di ajang Liga Champions, Agregat 7:0 menjadi rekor kekalahan terbesar dalam sejarah semi final Liga Champions. Rekor ini terus melekat disandang Barcelona dan menjadi perbincangan hangat di media maupun jejaring sosial yang cukup membuat malu Barcelona beserta fansnya. Pun dalam pertemuannya kembali  di pra musim beberapa waktu lalu, Barcelona juga tidak berkutik menghadapi Muenchen dengan skor 2:0 tanpa balas.
  3. Di final Supercopa menghadapi Atletico Madrid, Barcelona berhasil meraih tropynya dengan agregat 1:1 yang hanya unggul dari gol tandangnya dikandang Atletico Madrid (1:1). Ini adalah pertama kali dalam sejarah Supercopa dimana sang juara tidak menang dalam pertandingan. Diego Simeone pelatih Atletico sempat mempunyai gagasan agar final Supercopa dihelat dalam satu pertandingan saja.
  4. Pembelian Neymar yang digadang-gadang sebagai duet menakutkan bersama Messi ternyata masih jauh dari harapan, keduanya dinilai belum padu dan masih membutuhkan proses yang cukup lama. Neymar masih kalah bersaing dengan pemain-pemain Barcelona yang lain. Dalam jajak pendapat justru Isco yang didatangkan Real Madrid menjadi pembelian terbaik musim ini, bukannya Neymar. Apalagi jika dibandingkan dengan kedatangan Gareth Bale yang mempunyai kekuatan fisik setara Cristiano Ronaldo. Neymar dalam beberapa laga sangat mudah terjatuh sehingga terindikasi sebagian aksinya masih melekat sebagai ahli diving. 


Dalam wawancara bersama radio RAC1, Mascherano mengkritik sikap fans yang seolah tidak peduli dengan rekor pencapaian 100 poin yang mereka raih saat menjuarai La Liga musim lalu.

Begitu juga dengan sambutan yang kurang meriah dari suporter saat Blaugrana berhasil meraih Supercopa tahun ini dengan mengalahkan Atletico Madrid meski gara-gara ada gol tandang.

"Barcelona mungkin bersalah karena sedikit merusak diri sendiri," ungkap Mascherano kepada reporter. "Kami menjuarai liga dengan catatan 100 poin, namun semuanya menganggap seolah pencapaian itu bukanlah apa-apa."

"Kami memenangkan Supercopa, tapi fans merasa ada yang kurang dari permainan kami. Memang penampilan kami seharusnya bisa lebih baik lagi... Tapi tetap saja kami menang!"

Menang gol tandang maksudnya?

Pemain berusia 29 tahun yang didatangkan dari Liverpool pada tahun 2010 tersebut saat ini menjadi pilihan utama di lini belakang Barca untuk mendampingi Gerard Pique di tiga laga awal musim ini.
Share this article :

0 komentar :

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. MadridOne - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger