Drama Adu Finalti, Muenchen ke Final liga Champions tantang Chelsea - MadridOne
Headlines News :
Home » » Drama Adu Finalti, Muenchen ke Final liga Champions tantang Chelsea

Drama Adu Finalti, Muenchen ke Final liga Champions tantang Chelsea

Written By Madridone Indonesia on Rabu, 25 April 2012 | 4/25/2012



Melalui drama adu penalti, Bayern Muenchen sukses mengalahkan Real Madrid di babak semifinal leg kedua Liga Champion, Kamis (26/4) dini hari WIB. Hasil ini membawa Muenchen ke partai final untuk menantang Chelsea di kandangnya sendiri, Stadion Allianz Arena 19 Mei mendatang.

Muenchen memulai pertandingan dengan buruk, baru 15 menit berlangsung The Bavarian sudah tertinggal dua gol.

Menit ke-4 Los Blancos mendapat hadiah penalti usai David Alaba menyentuh bola dengan tangan. Cristiano Ronaldo maju sebagai eksekutor, dengan tenang ia berhasil menggetarkan gawang kawalan Manuel Neuer. 1-0!

Tak lama berselang Bayern ganti menekan. Akselerasi Alaba di sisi kiri berujung pada umpan matang di kotak penalti. Sayang, Arjen Robben yang menerima bola, kurang tenang. Sepakkanya dari jarak dekat masih melambung.

Menit ke-14 sebuah serangan Madrid kembali gagal diantisipasi barisan belakang Bayern. Diawali umpan matang Mezut Ozil, Ronaldo yang tak terkawal dengan dingin menyelesaikan peluang dengan sempurna. 2-0!


Tertinggal dua gol membuat Bayern makin bernafsu menyerang.  Menit ke-20 Mario Gomez melepaskan tendangan keras yang masih melambung tipis dari gawang Madrid.

Menit ke-26 Bayern memperoleh hadiah penalti. Wasit menunjuk titik putih usai Pepe melanggar Gomez. Robben yang ditunjuk sebagai eksekutor tak menyiakan kans tersebut, Bayern sukses memperkecil kedudukan menjadi 1-2, sekaligus membuat aggregat kembali imbang 3-3.

Gol Robben tak membuat kubu Bayern puas. Serangan terus dilancarkan. Gomez mengancam di menit ke-34, namun tendangan kerasnya bisa dimentahkan Iker Casillas.

Babak pertama ditutup dengan sebuah tendangan freekick Robben. Lagi-lagi Casillas bisa mengamankan gawangnya. Hingga turun minum skor 2-1 untuk Madrid tidak berubah.

Di babak kedua duel kedua tim tetap seru dan berjalan dengan tempo relatif cepat. Hanya saja di babak kedua, peluang jarang tercipta.

Menit ke-55 Madrid mengancam lewat Karim Benzema, namun tendangannya bisa dimentahkan Neuer. Empat menit jelang bubaran giliran bayern mendapat peluang emas. Syang, meski sudah berdiri di mulut gawang, Gomez gagal menuntaskan peluang.

Hingga berakhirnya 90 menit skor 2-1 untuk Madrid tidak berubah. Dengan aggregat 3-3 duel seru ini dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu 2x15 menit. Tak seperti di 90 menit waktu normal, di babak tambahan Madrid jauh lebih dominan. Namun apa daya, kelelahan nampaknya sudah menggerogoti kedua kubu. Praktis tak banyak yang bisa dilakukan kedua tim di babak 2x15 menit. Laga ini akhirnya harus dituntaskan melalui adu penalti.

Di babak adu penalti Bayern berhasil unggul 3-1. Dalam drama adu penalti, dua penembak pertama Munich, David Alaba dan Mario Gomez sukses menjebol gawang Casillas. Sebaliknya, dua penembak pertama Madrid, Cristiano Ronaldo dan Ricardo Kaka justru gagal.



Harapan bagi Madrid sempat kembali muncul saat tembakan Toni Kroos berhasil ditepis Casillas dan Xabi Alonso sukses menjebol gawang Munich. Meski kapten Munich Philipp Lahm gagal namun tendangan melambung Sergio Ramos kembali membuat Madrid tertekan. Akhirnya Bastian Schweinsteiger membuat publik Bernabeu terdiam dan Munich melangkah ke final bersua Chelsea.


=============================================================================================


CEKIDOT MadridOne Indonesia:


"Do'amu terkabul Pep.... akhirnya kita senasib"

 
 "Ia Mou.... gue juga masih kepikiran kekalahan kemaren, kamu masih mending cuma ubanan, klu gue ampe meluas nih botaknya mikirin"

"Sabar Pep... ntar gue minta shampo sama Ronaldo trus kamu minta obat suntikan hormon sama Messi, moga saja dia masih punya stock, biar tumbuh lagi botaknya"

"Oke Mou.... kayaknya kita semakin tua dan sepanjang ini cuman mikirin bola, kebanyakan lupa ama Tuhan, gimana ya ntar di akherat?"

"Makanya mulai sekarang kita banyakin amal Pep, ntar kita sunat bareng ya, udah setua ini kita blum disunat, Nazis tau ngga..."

"Ia Mou... kita jangan kalah ama Poyul, Messi dan Xavi, mereka kemaren ikut sunatan massal di Camp Nou. UNICEP yang ngadakan".


"Oke lah kalau begitu Pep..., sampai jumpa dipertandingan selanjutnya, Champions taun ini kita emang sial, elo jangan sampai kalah ya di final Copa Del Rey, gue ngambil Tropy La Liganya".

"Yaaahh... itulah sisa harapan kita taun ini, elo Mou masih untung dapet Tropy LaLiga, gue kebagian Tropy yg elu Penyokkan dulu, itupun blum tentu menang..."

"Yang penting masih ada harapan Pep, daripada ngga sama sekali. Elu Pep cepet2 urusin tuh perpanjangan kontrak sama Barcelona, klu nunggu nanti, jangan2 jadi murah tuh kontrak lue bila taun ini ngga dapet apa2."

"Ia Mou.... dalam minggu ini gue akan umumim dah.. masalah kontrak gue, semoga bisa lebih mahal dari elu Mou.."

"Oke deh.. gue do'ain, moga taun ini elu Pep jadi pelatih termahal di dunia."

"Mantaappp Mou..., tapi elu jangan curang Mou, ntar kamu minta gaji lebih tinggi lagi taun depan..."

"Hehehehehe.... tergantung Pep, kan gue orangnya ngga mau dikalahin."

"Tuh kan.....!!! tapi ngga papa, yg penting kita kaya."

"sip lah...., sampai bertemu lagi Pep.."

"Assalamu'alaikum!!"

"Wa'alaikum salam Mou.."


(red: Kucing MadridOne Indonesia)



Share this article :

11 komentar :

  1. entrenador (Pelatih) Madrid, Jose Mourinho kali ini mencoba mengkambing-hitamkan jadwal El Clasico yang diselenggarakan kurang tepat waktu, sehingga menyebabkan kekalahan Los Blancos atas tim Bavaria itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. klu emang bener... kenapa kamu yg ribut wkwkwkwkwk... buktinya Barca saja kalah sama Chelsea karena kelelahan. Seandainya jadwalnya tepat, Barca pasti menang sama Chelsea.... aneh juga fans Barcrot, di bela-belain Mou malah sewot... hadaahhh...

      Hapus
    2. DIBELA MA NGELES EMANG BEDA TIPIS.. wkwkwkw

      Hapus
  2. Pertandingan kan Real Madrid vs Bayern Munich
    kenapa harus bawa2 Barca nihhhh..
    Emang sejarah gak bisa bohong, pecundang Real Madrid dengan Francisco Franconya ,...

    BalasHapus
    Balasan
    1. beritanya di atas coy.. yg dibawah cuman cekidot, jadi wajar2 saja buat hiburan dan bikin ketawa.... kenapa loe jadi sewot wkwkwkwkwk... dasar fans Barcrot.....hahahaha...

      Hapus
  3. Ada aja alesan fan MAHODRIT NI....cuih....kalah alesan mulu BIG FUCKIN LOOOSERRR.....LOOOSERR...!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. yg ketiban Losser sebenarnya siapa ya wkwkwkwkwk.... Inilah contoh fans Barca yg tak punya kaca dirumah, jd ngga tau timnya sendiri nungguin juara sayur mayur hahahahahaha......... Madrid Juara La Liga, nah klu Barca blum tentu menang sama Bilbao di Copa Del Rey apalagi si Pep Guardiola ngacir.... Pep Mikir klu masih di Barcrot kagak bakalan menang lagi sama Mou wkwkwkwkwk..... masalahnya teknik Diving yg jadi andalan dulu, sekarang sudah susah digunakan karna seluruh dunia pada tau kelakuan pemain Barcrot selalu begitu hahahahaha...... Mantaapp!!!

      Hapus
    2. fans madrid yang satu ini nonton ga ya yang ini lum ya?? http://www.youtube.com/watch?v=2i6xTw6fcco
      aq fans milan aja ngakak liatnya

      Hapus
    3. sebenarnya yg dimanja oleh wasit itu pemain2 madrid...
      hidup atletico madrid.....

      Hapus
    4. ya,, pamain real madrid itu yg dimanja wasit... tp mereka malah mengkambing hitamkan barca..dasar pecundang...

      Hapus
  4. saya lebih tertarik madrid yg dulu, elegant, main fair play..
    dan, ternyata semenjak di latih mou, madrid makin aneh, aneh dari gaya bermainnya, sampai pemain dan pelatihnya.....kecewa saya melihat madrid yg sekarang, malu sebagai fans madrid....(sambil melipat dan menyimpan bendera madrid ke lemari, dan meutup rapat2, dgn wajah kecewa)....

    BalasHapus

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. MadridOne - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger